Manado, 8 Juni 2020, Pengadilan Agama Manado melakukan Apel Senin Pagi di halaman kantor Pengadilan Agama Manado.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Manado, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H dan diikuti oleh seluruh hakim, pejabat struktural dan fungsional serta seluruh pegawai dan honorer Pengadilan Agama Manado.

Setelah mendapatkan laporan dari komandan apel, Ketua menyampaikan beberapa pembinanaan dan arahan kepada aparatur Pengadilan Agama Manado.

Ketua menyampaikan bahwa dengan adanya SEMA Nomor 6 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang berada di bawahnya dalam Tatanan Normal Baru, maka Pengadilan Agama Manado akan menyesuaikan pelaksanaan teknis kerja sesuai dengan aturan tersebut. Ketua menyampaikan bahwa Pengadilan Agama Manado akan terus memberikan pelayanan dan aparatur diminta terus meningkatkan kinerjanya. Bagi aparatur yang melaksanakan Work From Home (WFH) diperintahkan untuk terus bekerja dan menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan untuk dikerjakan di rumah dan melaporkan progress pekerjaannya kepada pimpinan.

Dalam pembinaannya, Ketua mengingatkan kembali kepada seluruh aparatur tentang misi Pengadilan Agama Manado untuk membangun Zona Integritas. Ketua menyampaikan bahwa tujuan ZI adalah untuk mencapai Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Pengadilan Agama Manado melalui reformasi birokrasi. Oleh karenanya seluruh aparatur diwanti-wanti untuk menghindari perbuatan korupsi kolusi dan nepotisme dan terus meningkatkan pelayanannya demi kepuasan masyarakat. Pelayanan Terpadu Satu Pintu merupakan garda terdepan dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat. Selain petugas PTSP dilarang keras untuk melakukan bantuan atau harapan dengan bentuk apapun kepada pencari keadilan. Ketua menyampaikan ia tidak akan segan-segan untuk menindak jika ditemukan ada aratur Pengadilan yang melakukan pelanggaran terhadap kode etik baik hakim atau kepaniteraan dan kepegawaian.

Setelah Ketua menyampaikan pembinaan dan arahannya, kemudian apel dibubarkan.