Pada hari Jumat tanggal 3 Juli 2020 Keluarga Besar PA Manado mengadakan acara pembacaan doa dalam bentuk tahlilan atas wafatnya ibunda Ketua PA Manado, Almarhumah Ulfiyah binti Jufri.

Pembacaan tahlilan dimulai pukul 08.30
Dihadiri oleh hakim, pegawai, Ketua Dharmayukti dan anggota-anggotanya.

Tahlilan dipimpin oleh Ridwan Olii, S.H.

Setelah pembaan tahlilan, acara dilanjutkan dengan taushiyah.

Tausiyah sendiri disampaikan oleh Ketua PA Manado.

Dalam taushiyahnya Krtua mengangkat tema seputar kematian dan bekal untuk menghadapinya.

Dalam tausiyahnya Ketua menyampaikan bahwa kematian adalah pintu yang pasti akan dilalui oleh semua orang. Oleh karenanya perlu ada bekal agar letika mati kita mati dalam keadaan husnul khotimah. Salah satu bekal adalah mencetak anak yang sholeh sholehah. Selain itu kita harus memperbanyak berinteraksi dengan Al Quran. Kita harus banyak membaca, menghafal dan mengamalkannya.
Apabila kita sudah mempersiapkan diri maka nantinya ketika menghapai kematian kita akan menghadapinya dengan ketenangan.
Biasanya orang yang akan meninggal ada tanda-tandanya.

Orang yang meninggal dan diakhir hayatnya meninggal dalam keadaan bertauhid maka pasti akan digolongkan Allah sebagai orang yang berhak mendapatkan surga.
Oleh karenanya sangat beruntung orang yang akan meninggal jika ada pendamping yang terus menuntun kepada kalimat tauhid sampai akhir hayatnya.

Setelah menyampaikan taushiyah, Ketua menyampaikan ucapan terima kasih.

Ucapan terima kasih kepada semua hakim dan pegawai yang telah medoakan almarhumah ibu Ketua dan membantu kelancaran perjalanan ketua mulai dari keberangkatan sampai kembali lagi ke Manado dalam keadaan lancar dan selamat.