Jumat 3 Juni 2020, bertempat di ruang sidang utama PA Manado, Pengadilan Agama Manado melaksanakan acara Purna Bhakti salah satu hakim terbaiknya, Drs. H. Anis Ismail.

Acara tersebut dimulai pukul 10.00 WITA dan dipimpin langsung oleh Ketua PA Manado, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H.

Sebelum acara dimulai, Drs. H. Anis Ismail, atau yang lebih akrab dengan nama panggilan Pak Haji Anis, masuk ke ruang acara purna bhakti dengan diiringi oleh para hakim.

Setelah peserta purna bakti dan hadirin menempati tempatnya masing-masing, acara dilanjutkan dengan sama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan lagu hymne Mahkamah Agung. Selanjutnya panitia membacakan daftar riwat pekerjaan dan Surat Keputusan tentang pemberhentian dari jabatan hakim/pensiun karena sampai batas umur tugas sebagai jabatan hakim.

Setelah pembacaan SK tersebut, dalam suasana haru dan diiringi lagu Syukur, Ketua PA Manado menanggalkan toga hakim dari badan Pak Haji Anis dan menyematkan kain khas Manado, Bentenan ke lehernya. Tak lupa Ketua Dharmayuti Karini PA Manado, Ny. Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H memberikan karangan bunga tanda cinta kepada istri, Ny. Drs. H. Anis Ismail.

Setelah itu Pak Haji Anis dan istrinya diantar oleh para hakim dan warga PA Manado secara simbolis meninggalkan PA Manado.
Acara kemudian dilanjutkan dengan acara perpisahan atau pelepasan Pak Haji Anis.

 

Dalam acara tersebut, Drs. Satrio A.M Karim didaulat sebagai pembawa pesan dan kesan atas Pak Haji Anis.

Dalam kesannya disebutkan bahwa Pak Haji Anis telah banyak memberikan keteladanan kepada para hakim-hakim dan pegawai dalam hal melaksanakan tanggung jawabnya sebagai aparatur Mahkamah Agung terkhusus sebagai hakim di Pengadilan Agama Manado.

Dan dalam pesannya semua selalu mendokan kebaikan buat Pak Haji dan semoga setelah pensiun Pak Anis dapat terus berkarya di tengah-tengah masyarakat.

 

Setelah mendengarlan pesan san kesan, giliran Pak Haji Anis mengucapkan kata-kata perpisahannya.

Dengan didampingi oleh istrinya, Pak Haji Anis menyampaikan beberapa hal.

Pertama ucapan terima kasih kepada Ketua PA Mando dan Istrinya juga kepada seluruh hakim dan pegawai PA Manado atas dilaksanakannya acara purna bhakti meskipun dalam kondisi darurat Covid-19.

Beliau juga menyampaikan permohonan maaf jika selama 3 tahun 9 bulan melaksanakan tugas di PA Manado ada kekurangan dan kesalahan.

Selain itu atas nama istri anggota Dharmayukti juga berterima kasih atas segalanya dan meminta maaf jika ada kekurangannya.

Selanjutnya Ketua Pa Manado menyampaikan beberapa kata perpisahan purna tugas Pak Haji Anis.

Ketua mengucapkan selamat kepada Drs. H. Anis Ismail atas segala pengabdiannya hingga sampai pada masa pensiun.
Tak lupa Ketua bernostalgia bahwa jauh sebelum menjadi pimpinan Pak Haji Anis di PA Manado, Pak Ketua sudah kenal Pak Anis dan istrinya sejak tugas di daerah Gorontalo.

Ketua juga menyampaikan bahwa selama kenal Pak Haji Anis paling tidak ada tiga hal yg ada dalam diri Pak Anis. Ada etos, logos dan patos.

Etos. Beliau tekun dan detil dalam bekerja. Profesional dan bertanggung jawab. Kadang kala pak Haji sering kerja sampai malam dalam melaksanakan tugas.
Logos, tugas yang diberikan dipahami sampai pada hal-hal yang kecil. Sehingga tahu dan tuntas dalam mengerjakan sesuatu. Patos. Pak haji Anis sangat beretika dalam bergaul dan bisa menempatkan diri baik dengan atasan, sesama hakim dan pegawai.

Kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan oleh Pak Haji Anis dapat menjadi panutan oleh hakim dan pegawai PA Manado.

Akhirnya sebelum menutup penyampaiannya, Ketua menyampaikan ucapan penghormatan setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih atas segala dedikasi dan pengabdiannya Pak Anis.

Atas nama keluarga besar PA Manado, Ketua memohon maaf jika ada kesalahan kepada Pak Haji Anis mulai dari tingkat pimpinan sampai pada tingkat paling bawah, honorer.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari Ketua, Hakim dan pegawai PA Manado.

Akhirnya acara ditutup dengan pembacaan doa.