Selasa 05 November 2019 Ketua Pengadilan Agama Manado Drs. Muhfi Ahmad Baihaqi, M.H, Menghadiri acara pelantikan Pengurus Pusat Bantuan Hukum PERADI Manado masa bhakti 2019-2022, bertempat di Hotel Grand Whiz Manado Acara diawali dengan pelantikan Pengurus Pusat Bantuan Hukum PERADI Manado masa bhakti 2019-2022 kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum Advokat Dalam Perspektif Penegakan Hukum oleh Prof. Dr. OTTO HASIBUAN, S.H., M.H. menyampaikan advokat harus pandai karena membela klien hingga menang membutuhkan pengusaan hukum secara komperhensive. semakin profesinal dan berkualitas maka secara otomatis mengangkat kredibilitas. Advokad mempunyai potensi terbesar upaya sistem hukum berjalan sempurna, karena advokat yang mendampingi dari penuntutan hingga ekhekusi. Hukum bisa tegak atau runtuh tergantung integritas advokat pada profesinya. Delema bagi advokat bila disetarakan sebagai penegak hukum, karena advokat membela kepentingan kliennya, sedang bila advokat sudah tahu bahwa kliennya bersalah maka sebagai penegak hukum harus menghukum bagi pelanggar hukum, namun  sesuai profesi dilarang advokat menyampaikan kepada hakim kliennya telah bersalah dan harus dihukum.

untuk mengali kebenaran sebaiknya diingat kembali teori koherensi (the coherence theory of trut) menganggap suatu pernyataan benar bila di dalamnya tidak ada pertentangan, bersifat koheren dan konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang telah dianggap benar. Dengan demikian suatu pernyataan dianggap benar, jika pernyataan itu dilaksanakan atas pertimbangan yang konsisten dan pertimbangan lain yang telah diterima kebenarannya.

“Berkaitan dengan hal tersebut, maka diperlukan advokat sebagai profesi yang bebas, mandiri dan bertanggung jawab dalam menegakan hukum.” Katanya.